Thursday, July 16, 2015

PENYESALAN




Berapa kali anda sanggup untuk menerima penolakan demi penolakan atau bahkan mengalami sejumlah besar kegagalan dalam upaya anda untuk mencapai sasaran yang anda inginkan?

Berapa lama anda sanggup untuk tetap bertahan dan terus berupaya ketika anda harus menerima kenyataan bahwa kesuksesan yang anda harapkan sepertinya akan sangat sulit untuk diraih?

Orang-orang seringkali hanya melihat kesuksesan yang telah diraih oleh orang-orang lain tanpa mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang lain tersebut telah jatuh bangun beberapa kali dan dalam waktu yang tidak singkat sebelum mereka mulai dapat merasakan manisnya kesuksesan.

Banyak orang terbuai oleh kalimat-kalimat yang memberikan semangat sehingga membayangkan bahwa kesuksesan memang akan mudah diraih dan dengan mudah mereka menyerah ketika hantaman demi hantaman mendera.

Ketika keadaan yang dihadapi ternyata tidak sesuai dengan yang direncanakan, banyak orang menyesali apa yang mereka telah lakukan dan/atau apa yang tidak mereka lakukan.

Katy Perry (lahir 25 Oktober 1984), seorang penyanyi, penulis lagu, aktris. penari dan model Amerika Serikat, dalam upayanya untuk meraih kesuksesan yang diinginkannya telah melewati perjalanan panjang penuh berbagai halangan dan kegagalan sebelum menjadi begitu terkenal saat ini. 

Katy memutuskan untuk tidak meneruskan sekolahnya dan memilih untuk mengejar impiannya. Katy merekam album pertamanya pada usia 15 tahun lalu mendapat kesempatan merekam album lain dan menyelesaikan album solo 2004-2005, yang tidak satu pun dirilis. 

Katy tetap terus mencoba selama hampir 7 tahun sampai dia merilis single pertamanya di internet, "Ur So Gay" yang cukup mendapatkan perhatian publik namun gagal memasuki tangga lagu.

Katy baru mulai dikenal setelah merilis single keduanya, "I Kissed a Girl" pada tahun 2008, yang menduduki puncak tangga lagu internasional. Pada tahun yang sama, One of the Boys menjadi album terlaris ke-33 di seluruh dunia pada tahun 2008. "I Kissed a Girl" dan single keduanya, "Hot n Cold" menerima sertifikasi multi-platinum.

Album Teenage Dream dirilis pada bulan Agustus 2010 dan menjadi nomor satu Billboard 200. Album ini memasukkan hit single "California Gurls", "Teenage Dream", "Firework", "E.T." dan "Last Friday Night (T.G.I.F.)", yang semuanya telah menduduki puncak tangga lagu di Billboard Hot 100.

Sebuah lagu berjudul “E.T.” dari album Teenage Dream yang dirilis pada bulan Agustus 2010, yang bertengger di nomor satu tangga lagu pada 12 Mei 2011, Katy Perry menjadi artis pertama dalam sejarah yang bertahan satu tahun penuh, selama 52 minggu berturut-turut di 10 besar Billboard Hot 100.

“Orang-orang sering bertanya apa yang aku sesali. Aku menjawab, tidak ada karena aku menghargai semua yang aku pelajari dan menerapkan semuanya dalam hidupku.” (Katy Perry)

Perjalanan untuk meraih cita-cita dan impian memerlukan perjuangan dan kesabaran serta sikap pantang menyerah ketika halangan dan tantangan bermunculan.

Wednesday, July 15, 2015

TANGAN-TANGAN YANG BAGUS




Claude Debussy (1862-1918), seorang komposer tersohor asal Perancis yang banyak menghasilkan karya-karya musik impresionisme indah, dalam suatu kesempatan ketika meluncurkan 12 Etude untuk piano yang tergolong masterpiece tetapi sangat sulit untuk dapat dimainkan, mengatakan “wahai para pianis, jangan menggantungkan hidup anda dari musik kecuali bila anda memiliki tangan-tangan yang bagus”

Tentu apa yang dikatakan komposer luar biasa tersebut tidak bisa dipungkiri akan menjadi hal yang sangat membantu seorang pianis untuk lebih mudah memainkan karya-karya musik indah namun secara teknis rumit dan sulit.

Tetapi dalam kenyataannya ada banyak contoh dimana orang-orang yang secara lahiriah bahkan tidak memiliki persyaratan minimal dalam bidang-bidang yang mereka masing-masing geluti ternyata mampu berprestasi melebihi orang-orang pada umumnya dan beberapa dari mereka bahkan mampu melakukan lebih baik dari orang-orang yang memiliki “tangan-tangan yang bagus”

Faktor-faktor terpenting untuk meraih kesuksesan bukanlah faktor lahiriah, kemampuan berpikir atau talenta namun sesungguhnya adalah perhatian, waktu dan komitmen yang kita berikan dalam setiap perjalanan meraih kesuksesan yang diinginkan.

Sunday, March 1, 2015

KEBAHAGIAAN




Pada suatu siang sekitar pukul 13 saya mengunjungi sebuah proyek pembangunan apartemen. Dari pos penerima tamu saya memperhatikan dua puluhan pekerja yang sedang mengerjakan pemasangan pelat baja ringan untuk sebagian lantai basement.

Nampak peluh bercucuran di seluruh bagian tubuh mereka karena sinar matahari yang memang terik. Ditambah lagi dengan pantulan sinar matahari pada bentangan pelat baja ringan di area pijakan mereka bekerja sehingga mereka benar2 seperti berada di atas lembaran pelat baja yang dipanaskan.

Melalui jendela saya masih dapat sesekali memperhatikan para pekerja tersebut ketika sudah berada dalam kantor proyek yang walaupun terbuat dari bahan baja ringan yang sama namun dilengkapi dengan lapisan pelindung penangkal panas di bagian atap dan dinding serta adanya pengatur suhu udara sehingga suasana di dalamnya hampir mirip dengan kantor pada umumnya. Sekitar 2 jam kemudian ternyata cuaca mendadak berubah turun hujan lebat. Dari jendela saya dapat melihat ada beberapa dari para pekerja tersebut sempat basah kuyup. Ada perasaan kasihan terhadap mereka.

Saya sempat dalam hati bertanya kepada diri sendiri, apakah mereka masih memiliki waktu untuk memikirkan tentang mencari kebahagiaan dalam tekanan kehidupan pekerjaan mereka yang demikian keras ?

Selesai rapat dengan pihak proyek, saya kembali menuju pos penerima tamu untuk mengembalikan helmet dan tanda pengenal tamu. Ketika saya melintas di depan barak pekerja yang berada di belakang pos tersebut, saya memperkirakan bahwa pasti banyak di antara mereka yang sedang berkeluh kesah tentang cuaca yang tidak bersahabat hari itu. Tetapi kemudian yang saya lihat adalah wajah2 yang walaupun memang terlihat lelah namun mereka ternyata sedang duduk bercengkerama dan tertawa bersama mengenai banyak hal2 lain, termasuk bagaimana mereka mampu menyelesaikan kesulitan2 dan tantangan2 dalam pekerjaan mereka. Sama sekali mereka tidak membicarakan atau mengeluhkan tentang panasnya udara atau hujan yang turun tiba2. Juga tidak nampak mereka tidak bahagia dengan nasib mereka. Saya jadi teringat pada sebuah kalimat bijak yang mengatakan bahwa adalah keliru untuk menilai kebahagiaan orang lain dari sudut pandang dan keberadaan diri kita.

Saya teringat bagaimana banyak orang2 yang mendapatkan kesempatan bekerja dalam kantor yang nyaman jauh dari gangguan cuaca justeru lebih sering mengeluhkan tentang banyak hal. Misalnya ketika terjadi gangguan listrik padam, banyak yang mengeluhkan panasnya udara karena pengatur suhu ruangan tidak dapat berfungsi. Atau bila terjadi hujan yang mendadak, banyak orang mengeluhkan keadaan tersebut hanya karena tidak dapat pergi keluar untuk makan siang atau karena terpaksa mesti melalui jalan2 yang tergenang air. 

Kita seharusnya dapat mengisi kehidupan dengan berbagai hal yang bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang2 lain.

Kebahagiaan tidak secara otomatis tercipta karena kepemilikan materi yang banyak dari bisnis yang maju pesat dan/atau pekerjaan yang memberikan kebanggaan karena posisi yang tinggi atau dari mendapatkan keberuntungan, tetapi kebahagiaan bermula dari pikiran yang positif dan optimisme serta keberanian untuk menghadapi dan mengatasi berbagai tantangan yang terkadang menghadang dengan tidak terduga.

Kebahagiaan bermula dari dalam hati kita, dari menjalani kehidupan yang seimbang. Seperti yang dikatakan Einstein bahwa hidup itu seumpama mengendarai sebuah sepeda dan anda harus terus mengayuh pedalnya agar sepeda dapat terus berjalan dengan seimbang.