Friday, November 29, 2013

YOU CAN NEVER MAKE TAME DUCKS WILD AGAIN





IBM CHIEF EXECUTIVE TOM WATSON JR  WAS WORRIED THAT HIS EXECUTIVES HAD BECOME TIMID IN THEIR APPROACH.
HE WANTED THEM TO MAINTAIN THEIR INNOVATIVE QUALITIES AND INDEPENDENT OUTLOOK.   HE USED TO TELL THEM A STORY BY THE FAMOUS DANISH PHILOSOPHER  KIERKEGAARD.

WILD DUCKS FLY SOUTH IN FLOCKS EACH FALL.

OUT OF CHARITY HE STARTED FEEDING THEM IN A NEARBY POND.
AFTER A WHILE, SOME OF THE DUCKS NO LONGER BOTHERED TO FLY SOUTH.  THEY WINTERED IN DENMARK ON WHAT THEY FED.  IN TIME THEY FLEW LESS AND LESS.
WHEN THE OTHER WILD DUCKS RETURNED, THESE DUCKS WOULD CIRCLE UP TO GREET THEM BUT THEN GO BACK TO THEIR FEEDING GROUNDS ON THE POND.  AFTER 3 OR 4 YEARS, THEY GREW TO BE LAZY AND FAT, THAT THEY FOUND IT DIFFICULT TO FLY.
KIERKEGAARD DREW HIS POINT - YOU CAN TAME WILD DUCKS BUT YOU CAN NEVER MAKE TAME DUCKS WILD AGAIN.

ONE MAY ALSO ADD THAT THE DUCK WHICH IS TAMED, WILL NEVER GO ANYWHERE ANYMORE.

Friday, November 15, 2013

KEPUTUSAN




Berapa kali kita pernah kecewa ketika orang-orang yang kita kenal ternyata hanya memberikan janji-janji dan tidak pernah melakukan janji-janji yang pernah mereka ucapkan?
 
Ada cukup banyak orang yang sangat mudah menjanjikan sesuatu tanpa memikirkan apakah mereka akan sanggup untuk memenuhi janji-janji tersebut.
 
Ada juga orang-orang yang tidak sampai hati menolak secara tegas namun sopan ketika kepada mereka diminta memberikan bantuan sehingga lebih sering mereka memutuskan untuk mengiyakan.

Anda mungkin pernah membaca atau mendengar pertanyaan tentang berapa burung gereja yang masih bertengger di dahan sebuah pohon ketika 1 dari 5 burung gereja tersebut memutuskan untuk terbang?

Jawabannya adalah bahwa di dahan pohon tersebut tetap masih ada 5 burung gereja walaupun salah satu burung memutuskan untuk terbang. 

Memutuskan baru merupakan awal dari sebuah atau beberapa proses yang sering kali memerlukan beberapa aktivitas untuk melaksanakan keputusan yang sudah dibuat. Tidak akan ada realisasi apapun sebelum ada serangkaian tindakan yang mengikuti sebuah keputusan.

Namun sebelum kita mencoba mengingat janji-janji orang lain kepada kita, mari kita coba melihat ke dalam diri kita untuk mengetahui seberapa banyak kita sudah memutuskan untuk melakukan sesuatu tetapi belum sempat kita realisasikan.

Sunday, November 10, 2013

WELLNESS




Dalam perjalanan kembali ke rumah seusai melakukan aktivitas setiap harinya, sering kali saya melewati salah satu jalan terpadat di Jakarta dimana ada sebuah usaha wellness yang menarik perhatian saya karena setiap kali saya melewati jalan tersebut, tempat tersebut hampir tidak pernah terlihat sepi dari para pelanggan. Hal tersebut terlihat dari jumlah mobil yang parkir di halamannya.

Memang adalah sebuah fenomena menarik dan merupakan trend yang berkembang sangat pesat sejak paling tidak sepuluh tahun terakhir yaitu meningkatnya minat dan kesadaran akan pentingnya kebugaran tubuh dan ketenangan jiwa. Berbagai tantangan dan beban yang meningkat secara drastis dalam pekerjaan dan kehidupan pada umumnya sebagai konsekuensi dari perkembangan zaman yang berubah semakin cepat merupakan salah satu penyebab banyak orang mengalami stress dan bahkan depresi. 

Orang-orang tidak saja merasa perlu menjaga kebugaran tubuh mereka dengan secara rutin berolahraga atau pergi ke pusat-pusat kebugaran yang banyak bermunculan akan tetapi juga berupaya mencari ketenangan jiwa dengan mengunjungi wellness spa untuk memanjakan diri serta mengunjungi tempat-tempat pijat refleksi.

Orang-orang sudah berusaha untuk mencapai keseimbangan hidup dengan mengalokasikan waktu untuk aspek-aspek kehidupan di luar pekerjaan dan karir untuk mendapatkan kesehatan jasmani dan ketenangan jiwa, namun demikian berbagai upaya yang telah dilakukan tersebut untuk menjaga kebugaran, untuk bersantai sejenak di spa atau tempat pijat refleksi ternyata tetap saja tidak mengurangi apalagi bisa menjamin bahwa mereka tidak mengalami sakit fisik mulai dari influenza hingga bahkan penyakit jantung, hipertensi, diabetes dan berbagai jenis penyakit lainnya, serta menghindarkan mereka dari stress dan depresi. Jadi, perubahan apakah yang seharusnya perlu kita lakukan agar bisa mendapatkan hidup seimbang yang kita inginkan?

Kebanyakan orang mengunjungi pusat-pusat kebugaran dengan harapan selain mendapatkan bentuk tubuh yang ideal juga dengan berbagai parameter kebugaran fisik. Mereka mengunjungi pusat-pusat wellness dengan harapan mendapatkan ketenangan hati. Dan ternyata mereka tetap tidak mendapatkan kebugaran dan ketenangan yang diharapkan ketika mereka kembali ke rutinitas harian mereka. Mereka tidak menyadari bahwa upaya-upaya perubahan yang ingin mereka lakukan tidak akan menghasilkan perubahan manakala upaya-upaya tidak dilakukan secara sistemik.

Kita perlu menghilangkan berbagai insentif yang dapat menurunkan tingkat kebugaran tubuh seperti pola makan dan diet yang keliru, atau pola pikir dan pola kerja yang dapat meningkatkan beban kejiwaan.

Tanpa menghilangkan berbagai insentif tersebut, maka berbagai upaya untuk merealisasikan perubahan-perubahan yang diinginkan hanya akan merupakan inisiatif perubahan yang tidak akan menghasilkan apa-apa.

SAHABAT



Dalam sebuah persahabatan sejati, kita mengalami tidak hanya sebagai diri kita sendiri tetapi juga diri kita yang lain bahkan dalam hal yang paling rahasia dalam diri, jiwa, yang tidak mungkin kita buka bagi orang yang bukan sahabat.

Seorang sahabat adalah "ALTER-EGO" atau "diriku yang lain," bagian jiwa kita. Seorang sahabat adalah diri saya yang lain sehingga saya dapat bicara dengan dia tentang apa-saja yang biasanya hanya saya bicarakan dengan diri saya sendiri, dan saya memiliki sahabat sejati ketika saya berani percaya kepadanya tentang hal-hal yang biasanya saya simpan sendiri (Santo Agustinus)

Seringkali
dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membina sebuah persahabatan namun sayangnya cukup karena EGO dan bahkan hanya dalam waktu sangat singkat sebuah persahabatan yang sudah terjalin bertahun-tahun dapat lenyap.

Memang akan
diperlukan keberanian untuk membina persahabatan dengan seseorang dan seperti segala sesuatu yang lain, akan ada pasang-surut dalam persahabatan.

Berusahalah menjadi seorang sahabat karena seberapapun berhasil diri kita,
tanpa sahabat-sahabat akan ada sebuah ruang kosong dalam hidup kita.